Friday, January 26, 2007

Macet, Oh Macet

Kembali Jakarta pagi ini dilanda kemacetan di banyak tempat. Hujan yang turun semalam telah meninggalkan banyak genangan di beberapa jalanan Jakarta. Genangan inilah yang membuat lalulintas tersendat sebab badan jalan tertutup genangan sebagian atau malah seluruhnya dengan ketinggian yang bervariasi.
Seperti yang saya lihat di Jalan Arjuna Selatan, pinggir jalan Tol Janger (pertama bingung dengar singkatan ini, namun akhirnya mengerti juga: Jakarta - Tangerang! Halah, orang kita pintar sekali bikin akronim). Genangan setinggi sekitar 50 cm ini menutupi jalan dua lajur yang kala pagi hari saat orang berangkat ke kantor pasti macet itu. Alhasil, jalan pun tertutup dan menimbulkan kemacetan luar biasa di sepanjang Jalan Arjuna Selatan. Bahkan imbasnya bisa merembet sampai ke Jalan Panjang dan Jalan Perjuangan.
Genangan air seperti itu hal yang lazim kala musim hujan begini. Namun, hal lazim seperti bukan dianggap masalah sepertinya sama Pemda DKI. Kalaupun ada perhatian kurang maksimal. Saya mengambil contoh di Jalan Condet Raya yang sebelum musim hujan got di sisi jalan diperbaiki. Berkarung-karung lumpur yang mengendap di got diangkut. Got yang tadinya cetek menjadi dalam. Saya berpikir, wah tentu nantinya tidak akan terjadi genangan di jalanan.
Namun, apa yang terjadi saat hujan tiba? Ternyata air masih suka main di jalanan. Bahkan jika hujan deras gotnya seperti pindah ke atas sebab jalanan menjadi "sungai kaget" (meminjam istilah pasar kaget). Setelah saya amati, ternyata setelah got dibersihkan dan direnovasi, dan kemudian ditutup dengan beton, pekerjanya tidak membuat saluran air dari jalan masuk ke got. Lo, iki piye sih? Aku sungguh tidak mengerti kok hal sepele seperti itu sampai tidak terpikirkan.
Jadi, seriuslah wahai pejabat!

No comments: